Belajar dari pengalaman
Hari Selasa, 15 Februari 2021 M bertepatan tanggal 5 Rajab 1444 H.
Suatu pengalaman yang mengejutkan plus menyedihkan plus mengharukan. Pengalaman ini isnya Allah akan menjadi pelajaran untuk diriku sendiri maupun orang lain yang mendengar cerita ini.
Sedikit cerita,,,, pada hari ini saya ada keinginan untuk ngerujak bareng kawan- kawan satu kampung dari kabupaten Melawi. Nah sebelumnya saya chat atau SMS kawan saya Siti nurhazizah,,,,kasih tau dia kalau saya itu ingin ngerujak,,, dan Siti nurhazizahpun langsung respon saya bergitu cepat,,, dia langsung balas" iya Des,,,sinilah,,,", lalu saya jawab "oke izahhh,,, dan sayapun bersiap" untuk berangkat kerumah kawan saya si izah.
Sebelumnya saya lagi membereskan kamar kostan saya dulu,,, setelah selesai,,,, saya langsung siap" pakai kerudung segi empat. Setelah selesai pakai kerudung ngambil kunci rumah, kunci motor dan juga dompet. Sebelumnya masih bingung apakah bawa dompet atau bawa tas,,, pada saat itu hati kecilku dan akal pikiranku sedang berdebat. Hati kecilku bilang bawa tas ajaaa,,, sedangkan akal pikiranku bilang dompet ajaaa kan dekat rumah kamu ke rumah temanmu itu,, kenapa harus pakai tasss. Dah kalah lahhh si hati kecil yang hanya sekali berkata,,, tanpa alasan itu. Dan sayapun langsung mengikuti akal pikiran sayaaaa,,,, hanya membawa sebuah dompet,, yang mana didalamnya terdapat STNK motor,Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), ATM Bank Kalbar dan BSM, dan kartu anggota perpustakaan daerah.... Next,,, saya kunci pintu rumah dan berangkat kerumah kawan sayaaa dengan menggunakan motor beat kesayangan saya.
Sebelum menuju rumah kawan saya,,, saya lagi mampir k tukang jual buah nanas berapa menit. Setelah itu saya langsung menuju kerumah kawan sayaaa, setelah tiba di rumah kawan saya,,, sayang diisuruh sama kawan- kawan saya untuk makan,,, karena kebetulan ketika saya datang mereka lagi makan-makan...
Next,,, setelah makan,,, saya dan kawan" sayaaa istirahat main Handphon android masing-masing. Dan setelah beebrap jam main hp saya dan teman-teman saya baru ngerujak buah nanasnya,,,saya yang numbuk cabeknya dan Siti nurhazizah yang mengupas dan memotong buah nanasnya.
Sambil menunggu teman saya zizah memotong buahnya,,, saya sholat ashar dulu,,, setelah saya selesai sholat ashar si zizah pun selesai memotong buahnya,,, dan kamipun langsung menyantap buahnya.
Next,,, setelah selesai ngerujak saya dan teman-teman saya kembali main handphon android kami,,, dan sayapun terlelap tidur,,,
Setelah bangun dari tidur,,sseebnarnya saya ingin pulang,,, nah disini si hati kecil dan akal pikiran sayakembali memberikan saran kepada sayaaaa,,, ketika itu mereka adu pendapat,,, si hati kecil: dia berkata balek Jak desssss, sebentar lagi sholat magrib,,,. Dan si akal pikiranpun tidak mau kalah: dia berkata ndkpp pergi Jak desss bukannya lamapun belanja,, lagian kamu jarang belanja dengan kawan-kawan Kamu lagi. Dahhh menang lagi dahhh si nafsu belaka,,, dan kamipun langsung pergi ketoko aksesoris, perlengkapan ATK dan lain - lain. Setelah selesai belanja,,, kamipun keluar dari toko tersebut sekitar pukul 18.30.
Dan kamipun pulanggg,,, si zizah bersama Zenny dan si intan sama saya. Zenny dan zizah sudah mendahulu pengendaraan saya dan intan. Sebelum perjalan pulang berlanjut kami masih menunggu lampu merah diganti menjadi warna hijau... Sambil menunggu lampu merah saya langsung buka dompet saya untuk ngembil android saya,, terkeluarlah hp saya dari dompet. Dan berhubungan lampu Masih tetap berwarna merah,,,belum berubah menjadi warna hijau,,, saya langsung mainkan andorid saya. Saya main WhatsApp,,, setelah buka WhatsApp belonggok liat chatan kawan- kawan saya,,, yang bertangan dengan saya berbagai Masalah kehidupan. Nah,,,, beberapa menit kemudian lampu berubah menjadi warna hijau,, motor kamipun melanjutkan perjalanan pulang menuju rumah kawan saya zizah,,,untuk melaksanakan sholat magrib terdahulu, rencananya selesai sholat magrib mau pulang kerumah kosan saya,,, kami membicarakan itu ditengah perjalan. Lalu si zizah dan Zenny medahului kendaraan saya dengan intan lagi,,, tidak lama kemudian " blussssss" bunyi dompet saya kejambretttt.
Ketika ituuu saya tidak bisa ngomong apa- apa, dan tidak ada pemikiran apa-apa. Dada saya berdegup kencang yang menyebabkan saya tidak bisa bersuara,,,,dan saya hanya bisa mengatakan dengan teman yang ngegonceng saya " intan dompet Desi kejambrettt" diapun langsung ngegas motor nya dengan laju,,, sampai-sampai helm dikepala saya lepas. Pada saat itu saya dibuka pikiran saya oleh sang Kholik untuk tidak ngotot ngejar si jambret tersebut dan sayapun nyuruh teman saya si intan membalikkan motor untuk ngambil helm saya yang terlepas. Setelah itu saya dan teman saya Azizah, Zenny dan intan memutuskan untuk pulang ke rumah sebentar. Setelah melanjutkan perjalanan kerumah,,, saya buka android saya,,, dan rupanya kakak saya dikampung sampai 2 kali melakukan panggilan tak terjawab... Dan Alhamdulillah nya lagi dia nelpon kembali,,,, kakak saya menelpon untuk ngasih tau saya,, kalau duit uang kuliah tunggal ( UKT ) saya sudah dikirim. Sebesar 2.300.000 ( dua juta tiga ratus ribu rupiah). Berhubungan saya masih dalam perjalanan sayapun ingin menenangkan diri terlebih dahulu,,, saya memutuskan untuk mengakhiri panggilan dari kakak saya,,, setelah itu saya dan kawan" saya melanjutkan perjalan sampai kerumah kontrakan teman saya,,, setelah tiba di rumah kontrakan saya langsung turun dari motor dan menuju pintu rumah, dan sedikit teriak manggil kak Eka didalam rumah kontrakan,,, dan pintunya pun langsung dibuka oleh kak ekaaa, dan sayapun langsung buka kerudung, meletakan barang-barang belanjaan saya dan setelah itu saya langsung masuk dalam WC mengambil air wudhu dan langsung mengerjakan sholat Maghrib....
Setelah selesai sholat saya langsung menghubungi kakak saya kembali,,, untuk menginfokan bahwa kalau saya itu barusan dijambret.... Saya tidak tau seperti apa ekspresi wajah kakak saya ketika mendengar kabar seperti itu daari saya,,, tapi saya rasa mereka panik,,, Abg ipar sayapun juga ikut angkat bicara,, untuk ngasih tau saya segera ngurus uang ke bank kalbar besoknya.,,,orang tua saya tidak mengetahui apa-apa karena mereka masih diladang, masih dialam hutan. Saya nitip salam kasih tau denga emak sama bapak terkait musibah yang telah terjadi pada Desi pada hari ini...dan kamipun mengakhiri telponan kami,,, dengan mengucapkan assalamualaikum,,,( ucap saya),, wa'alaikumsalam (jawab kakak saya)
Selesaii,,,,,
...
Komentar
Posting Komentar